Istibra' (Membersihkan sisa-sisa air kencing di dalam zakar)

Istibra' dilakukan dengan cara:

  • Mengusap dengan kuat antara lubang dubur dan zakar sebanyak tiga kali . Usapan hendaklah dilakukan sehala saja dari arah dubur ke telur zakar.
  • Meletakkan telunjuk di bawah batang zakar dan ibu jari di atas batang zakar dan lalu mengusapkannya dengan tekanan hingga ujung zakar sebanyak tiga kali
  • Menekan ujung zakar [kepala zakar] tiga kali. Dilakukan seperti memerah kepala zakar, untuk mengeluarkan sisa-sia air kencing.

Jika setelah istibra' keluar cairan yang meragukan apakah air kencing atau bukan maka dianggap suci dan tidak membatalkan wudhu tetapi jika tidak istibra', maka dihukumi najis dan membatalkan wudhu'. Antara manfaat amalan Istibra' ialah mencegah masalah Prostate dan masalah radang jangkitan pada saluran kencing.

5 comments:

Sekiranya, selepas melakukan istibra', cairan yang keluar terkena pada seluar dalam. Adakah boleh terus melakukan sholat dgn pakaian yang terkena dgn cairan itu ?

Istibra' dilakukan dengan cara:

* Mengusap dengan kuat antara lubang dubur dan zakar sebanyak tiga kali . Usapan hendaklah dilakukan sehala saja dari arah dubur ke telur zakar.
* Meletakkan telunjuk di bawah batang zakar dan ibu jari di atas batang zakar dan lalu mengusapkannya dengan tekanan hingga ujung zakar sebanyak tiga kali
* Menekan ujung zakar [kepala zakar] tiga kali. Dilakukan seperti memerah kepala zakar, untuk mengeluarkan sisa-sia air kencing.
* Disudahi dengan MESTI membasuh ujung zakar dengan air mutlak.

Istibra' dilakukan dengan cara:

* Mengusap dengan kuat antara lubang dubur dan zakar sebanyak tiga kali . Usapan hendaklah dilakukan sehala saja dari arah dubur ke telur zakar.
* Meletakkan telunjuk di bawah batang zakar dan ibu jari di atas batang zakar dan lalu mengusapkannya dengan tekanan hingga ujung zakar sebanyak tiga kali
* Menekan ujung zakar [kepala zakar] tiga kali. Dilakukan seperti memerah kepala zakar, untuk mengeluarkan sisa-sia air kencing.
* Disudahi dengan MESTI membasuh ujung zakar dengan air mutlak.